Author name: Jane

Student vs Pupil: Sama-Sama “Murid”, Tapi Beda Dunia

Kamu tahu student dan pupil. Kamus bilang sama: murid, pelajar. Bisa tukar. Sama saja. Tidak. Student adalah kata modern untuk semua orang yang belajar—dari TK sampai profesor. Pupil adalah kata kuno untuk murid di sekolah dasar-menengah yang berada di bawah pengawasan ketat seorang guru. Pilih pupil untuk mahasiswa, Anda terdengar seperti novel abad ke-19. Pilih

Student vs Pupil: Sama-Sama “Murid”, Tapi Beda Dunia Read More »

Contoh Cerita Pengalaman Pribadi (Personal Recount Text) dalam Bahasa Inggris

Cerita pengalaman pribadi dalam bahasa Inggris disebut personal recount text. Tujuannya menceritakan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lalu. Strukturnya: Orientation (pembukaan), Events (urutan kejadian), dan Reorientation (kesimpulan atau pelajaran). Berikut adalah contoh cerita pengalaman pribadi dengan berbagai tema. Contoh 1: Pengalaman Buruk (Ketinggalan Kereta) (Bad Experience – Missing the Train) Orientation (Pembukaan) Last month,

Contoh Cerita Pengalaman Pribadi (Personal Recount Text) dalam Bahasa Inggris Read More »

Ability vs Able: Bukan Sekadar Kata Benda dan Kata Sifat

Kebanyakan pembelajar bahasa Inggris Indonesia menganggap ability dan able sama. Keduanya tentang “bisa”. Tapi coba lihat kalimat ini: Salah satu frasa ini salah. Dan kebanyakan pembelajar salah memilih. Ability adalah kata benda (noun). Able adalah kata sifat (adjective). Bedanya bukan cuma akhiran. Bedanya mengubah struktur kalimat Anda total. Mari bedah. Ability: Kata Benda untuk Kapasitas

Ability vs Able: Bukan Sekadar Kata Benda dan Kata Sifat Read More »

Concise vs Inflated Writing: Padat Itu Kuat, Bertele-tele Itu Lemah

Kebanyakan pembelajar bahasa Inggris mengira bahwa menulis panjang, rumit, dan penuh kata-kata “besar” adalah tanda kepintaran. Mereka gunakan utilize padahal cukup use. Mereka tulis at this point in time padahal cukup now. Mereka bilang due to the fact that padahal cukup because. Itu bukan tulisan cerdas. Itu tulisan menggembung (inflated writing). Pembaca bosan. Waktu terbuang.

Concise vs Inflated Writing: Padat Itu Kuat, Bertele-tele Itu Lemah Read More »

Kata untuk Menggambarkan Meninggal dalam Bahasa Inggris: Bukan Cuma “Die”

Kebanyakan pembelajar bahasa Inggris Indonesia tahu die. Tapi dalam bahasa Inggris, ada banyak kata untuk kematian. Masing-masing dengan nuansa, formalitas, dan konteks berbeda. Pilih kata yang salah, Anda bisa terdengar seperti laporan medis padahal sedang menulis puisi. Atau terlalu puitis untuk laporan polisi. Atau tidak sopan di pemakaman. Mari bedah 25+ kata untuk menggambarkan meninggal,

Kata untuk Menggambarkan Meninggal dalam Bahasa Inggris: Bukan Cuma “Die” Read More »

Feast vs Celebration: Makanan Berlimpah vs Acara Meriah

Kamus bilang feast dan celebration sama. Sama-sama perayaan. Bisa tukar pakai. Tidak. Feast adalah tentang makanan. Banyak makanan. Pesta makan besar. Atau hari raya keagamaan yang identik dengan makanan ritual. Celebration adalah acara atau momen meriah. Bisa ada makanan, bisa tidak. Bisa pesta, upacara, konser, atau hanya kumpul kecil. Salah pilih, Anda bilang “saya menghadiri

Feast vs Celebration: Makanan Berlimpah vs Acara Meriah Read More »

Sick, Ill, Pain, Ache, Hurt: Jangan Tertukar

Kelima kata ini semuanya berhubungan dengan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Tapi penggunaannya berbeda. Satu untuk keadaan, satu untuk perasaan, satu untuk tindakan. Kebanyakan pembelajar bahasa Inggris Indonesia bilang I am pain (salah) atau my head is sick (aneh) atau I hurt (kurang tepat). Padahal masing-masing punya aturan pakai. Mari bedah. Sick dan Ill: Keadaan

Sick, Ill, Pain, Ache, Hurt: Jangan Tertukar Read More »

Scroll to Top