Brackets (Parentheses) dalam Bahasa Inggris: Fungsi dan Contoh Penggunaan

Brackets atau parentheses adalah tanda baca yang digunakan untuk menambahkan informasi tambahan atau penjelasan dalam sebuah kalimat. Informasi tersebut biasanya tidak terlalu penting bagi makna utama kalimat, tetapi membantu memberikan konteks tambahan.

Karena informasi di dalam brackets bersifat tambahan, bagian tersebut dapat dihapus tanpa mengubah arti utama kalimat.


Penggunaan Brackets dalam Kalimat

Brackets digunakan untuk menyisipkan informasi yang mengganggu alur utama kalimat, tetapi tetap relevan bagi pembaca.

Contoh:

Connor (Amy's boyfriend) bought the tickets.

Kalimat utama sebenarnya adalah:

Connor bought the tickets.

Informasi Amy’s boyfriend hanya berfungsi sebagai keterangan tambahan.


Posisi Tanda Baca dengan Brackets

Biasanya tanda baca seperti:

  • full stop
  • question mark
  • exclamation mark

diletakkan di luar brackets.

Contoh:

She finally arrived (two hours late).

Namun jika isi brackets merupakan kalimat lengkap, tanda baca dapat diletakkan di dalam brackets.

Contoh:

She finally arrived. (She had missed the first train.)

Brackets untuk Informasi Tambahan

Brackets sering digunakan untuk menyisipkan informasi tambahan yang tidak penting bagi pemahaman utama kalimat.

Contoh:

Connor (Amy's boyfriend) bought the tickets.

Tingkat penekanan informasi tambahan bisa berbeda tergantung tanda baca yang digunakan.

Brackets – informasi kurang penting

Connor (Amy's boyfriend) bought the tickets.

Commas – informasi netral

Connor, Amy's boyfriend, bought the tickets.

Dashes – informasi lebih ditekankan

Connor—Amy's boyfriend—bought the tickets.

Pilihan tanda baca memengaruhi bagaimana pembaca memandang informasi tersebut.


Brackets untuk Menjelaskan Singkatan

Brackets juga sering digunakan untuk memperkenalkan abbreviations dalam teks formal, terutama pada penyebutan pertama suatu organisasi.

Biasanya nama lengkap dan singkatan ditulis bersama, dengan salah satunya ditempatkan dalam brackets.

Contoh:

He was an active member of the IOC (International Olympic Committee).

Atau:

He was an active member of the International Olympic Committee (IOC).

Setelah disebutkan pertama kali, penulis biasanya hanya menggunakan singkatan dalam bagian teks berikutnya.


Kapan Menggunakan Brackets

Brackets sering digunakan dalam situasi berikut:

  • memberikan penjelasan tambahan
  • menjelaskan istilah atau singkatan
  • menambahkan komentar penulis
  • memberikan informasi yang tidak terlalu penting bagi kalimat utama

Penggunaan brackets membantu menambahkan informasi tanpa mengganggu struktur utama kalimat.

Scroll to Top