Consonant Sounds: Fricatives – Menguasai Bunyi Konsonan Geser dalam Pengucapan Bahasa Inggris

Jika stop consonants seperti menekan tombol on-off dengan penghentian aliran udara yang mendadak, maka fricatives seperti mengalirkan air melalui celah sempit: terus-menerus, berdesis, dan penuh gesekan. Fricative consonants dihasilkan dengan menyempitkan saluran udara di mulut sehingga aliran udara dari paru-paru menciptakan turbulensi atau bunyi gesekan. Menguasai fricatives sangat penting karena bunyi-bunyi ini sangat umum dalam bahasa Inggris, dan beberapa di antaranya tidak ada dalam bahasa Indonesia. Kesalahan kecil dalam mengucapkannya dapat mengubah makna kata atau membuat pengucapan terdengar asing. Memahami fricatives ibarat belajar memainkan seruling: posisi dan tekanan yang tepat menghasilkan nada yang jernih.


Kosakata Utama

KataPart of SpeechArtiContoh
fricativenounkonsonan geser/f/, /s/, /ʃ/ are fricative sounds.
frictionnoungesekan, turbulensiFricatives are produced with air friction.
voicedadjectivebersuara/v/, /z/, /ð/ are voiced fricatives.
voicelessadjectivetak bersuara/f/, /s/, /θ/ are voiceless fricatives.
place of articulationnountempat artikulasiLabiodental, dental, alveolar, palato-alveolar, glottal.
sustainverbmempertahankan, menahanFricatives can be sustained as long as you have breath.

Sembilan Fricative Consonants dalam Bahasa Inggris

Bahasa Inggris memiliki sembilan fricative consonants yang dikelompokkan berdasarkan tempat artikulasi dan ada tidaknya getaran pita suara.

Tabel Sembilan Fricative Consonants:

SimbolJenisTempat ArtikulasiContoh KataCara Produksi
/f/VoicelessLabiodental (bibir bawah + gigi atas)fan, coffee, halfBibir bawah menyentuh gigi atas, udara keluar melalui celah
/v/VoicedLabiodental (bibir bawah + gigi atas)van, love, everySama seperti /f/, tapi pita suara bergetar
/θ/VoicelessDental (lidah + gigi atas)think, bath, mouthUjung lidah di antara atau menyentuh gigi atas
/ð/VoicedDental (lidah + gigi atas)this, breathe, motherSama seperti /θ/, tapi pita suara bergetar
/s/VoicelessAlveolar (gusi atas)sun, miss, cityUjung lidah dekat gusi atas, udara keluar di sisi lidah
/z/VoicedAlveolar (gusi atas)zoo, buzz, easySama seperti /s/, tapi pita suara bergetar
/ʃ/VoicelessPalato-alveolar (belakang gusi)ship, wish, nationLidah datar, bagian depan diangkat ke belakang gusi
/ʒ/VoicedPalato-alveolar (belakang gusi)measure, vision, beigeSama seperti /ʃ/, tapi pita suara bergetar
/h/VoicelessGlottal (tenggorokan)hat, behind, whoUdara dihembuskan melalui celah pita suara yang terbuka

Pola pasangan voiceless-voiced:
Sebagian besar fricatives memiliki pasangan voiced-voiceless dengan tempat artikulasi yang sama:

  • /f/ ↔ /v/ (labiodental)
  • /θ/ ↔ /ð/ (dental)
  • /s/ ↔ /z/ (alveolar)
  • /ʃ/ ↔ /ʒ/ (palato-alveolar)
  • /h/ tidak memiliki pasangan voiced dalam bahasa Inggris standar

Perbedaan utama: voiced fricatives menggetarkan pita suara, voiceless fricatives tidak.


Perbedaan Utama: Voiceless vs Voiced Fricatives

AspekVoiceless Fricatives (/f/, /θ/, /s/, /ʃ/, /h/)Voiced Fricatives (/v/, /ð/, /z/, /ʒ/)
Getaran pita suaraTidak bergetarBergetar
Durasi bunyiDapat dipertahankan selama ada udaraDapat dipertahankan selama ada udara
Intensitas gesekanCenderung lebih keras dan tajamCenderung lebih lembut dan berdengung
Tes sederhanaTahan kertas di depan mulut: kertas bergerak kuatKertas bergerak lebih lemah
Contoh minimal pair/fæn/ (fan) vs /væn/ (van)/siː/ (see) vs /ziː/ (zee)

Cara merasakan perbedaan voiced/voiceless:
Letakkan jari pada tenggorokan saat mengucapkan pasangan berikut:

  • /f/ vs /v/: “fine” vs “vine”
  • /θ/ vs /ð/: “thumb” vs “that”
  • /s/ vs /z/: “sip” vs “zip”
  • /ʃ/ vs /ʒ/: “pressure” (bagian akhir) vs “pleasure” (bagian akhir)

Anda akan merasakan getaran pada /v/, /ð/, /z/, /ʒ/, tetapi tidak pada /f/, /θ/, /s/, /ʃ/.


Penjelasan per Fricative Consonant dengan Contoh

/f/ dan /v/ – Labiodental Fricatives

Kedua bunyi ini dihasilkan dengan menempatkan bibir bawah menyentuh gigi atas, lalu menghembuskan udara melalui celah sempit di antara keduanya.

/f/ – Voiceless Labiodental Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
fanAwalTurn on the fan, please.Nyalakan kipasnya, silakan.
coffeeAkhirI drink coffee every morning.Saya minum kopi setiap pagi.
officeTengah, akhirShe works in a big office.Dia bekerja di kantor besar.
halfAkhirWe walked half the distance.Kami berjalan separuh jarak.

/v/ – Voiced Labiodental Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
vanAwalThe delivery van arrived.Van pengirimannya tiba.
loveAkhirI love spending time with family.Saya suka menghabiskan waktu dengan keluarga.
everyTengahShe checks her phone every hour.Dia memeriksa ponselnya setiap jam.
riverTengahThe river flows to the sea.Sungai itu mengalir ke laut.

Catatan penting:

  • Pastikan /v/ diucapkan dengan getaran, bukan diganti /f/
  • Dalam kata berakhiran -ve, bunyi /v/ harus jelas: “love” /lʌv/, bukan /lʌf/

/θ/ dan /ð/ – Dental Fricatives

Bunyi ini dihasilkan dengan menempatkan ujung lidah di antara atau menyentuh gigi atas, lalu menghembuskan udara melalui celah sempit.

/θ/ – Voiceless Dental Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
thinkAwalI think it will rain today.Saya pikir hari ini akan hujan.
bathAkhirI take a bath every morning.Saya mandi setiap pagi.
mouthAkhirOpen your mouth and say “ah”.Buka mulut Anda dan ucapkan “ah”.
methodTengahShe has a good method for studying.Dia punya metode belajar yang bagus.

/ð/ – Voiced Dental Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
thisAwalThis book is very interesting.Buku ini sangat menarik.
breatheAwalBreathe deeply and relax.Tarik napas dalam-dalam dan rileks.
motherTengah, akhirMy mother cooks delicious food.Ibu saya memasak makanan enak.
otherAwal, tengahDo you have any other questions?Apakah Anda punya pertanyaan lain?

Catatan penting untuk pembelajar Indonesia:

  • /θ/ dan /ð/ tidak ada dalam bahasa Indonesia, sehingga sering diganti /t/, /d/, /s/, atau /z/
  • Latih posisi lidah: ujung lidah harus menyentuh atau sedikit keluar dari gigi atas
  • Jangan menggigit lidah terlalu keras, cukup sentuh lembut

/s/ dan /z/ – Alveolar Fricatives

Bunyi ini dihasilkan dengan menempatkan ujung lidah dekat alveol (gusi di belakang gigi atas), lalu menghembuskan udara melalui celah sempit di sisi lidah.

/s/ – Voiceless Alveolar Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
sunAwalThe sun is shining brightly.Matahari bersinar terang.
missAkhirDon’t miss the bus tomorrow.Jangan lewatkan bus besok.
cityTengahI live in a big city.Saya tinggal di kota besar.
lessonTengahThis lesson is very useful.Pelajaran ini sangat berguna.

/z/ – Voiced Alveolar Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
zooAwalWe visited the zoo last weekend.Kami mengunjungi kebun binatang akhir pekan lalu.
buzzAkhirI heard a buzz from the kitchen.Saya mendengar dengung dari dapur.
easyTengahThis test is quite easy.Tes ini cukup mudah.
musicTengahShe loves listening to music.Dia suka mendengarkan musik.

Catatan penting:

  • /z/ sering muncul di akhir kata jamak dan kata kerja orang ketiga: “cats” /kæts/, “dogs” /dɒɡz/, “runs” /rʌnz/
  • Pastikan /z/ bergetar, bukan diganti /s/

/ʃ/ dan /ʒ/ – Palato-alveolar Fricatives

Bunyi ini dihasilkan dengan mengangkat bagian depan lidah ke arah belakang gusi, membentuk celah sempit untuk aliran udara.

/ʃ/ – Voiceless Palato-alveolar Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
shipAwalThe ship is sailing to Japan.Kapal itu berlayar ke Jepang.
wishAkhirI wish you success in your exam.Saya berharap Anda sukses dalam ujian.
nationTengahThe nation is proud of its athletes.Bangsa ini bangga dengan atletnya.
pressureTengahDon’t put too much pressure on yourself.Jangan memberi terlalu banyak tekanan pada diri sendiri.

/ʒ/ – Voiced Palato-alveolar Fricative

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
measureTengahCan you measure the length of this room?Bisakah Anda mengukur panjang ruangan ini?
visionTengahShe has a clear vision for the future.Dia memiliki visi yang jelas untuk masa depan.
beigeAkhirThe walls are painted in beige.Dindingnya dicat warna krem.
pleasureTengahIt’s my pleasure to help you.Dengan senang hati saya membantu Anda.

Catatan penting:

  • /ʒ/ adalah fricative voiced yang paling jarang dalam bahasa Inggris
  • Sering muncul di akhir kata serapan dari bahasa Prancis: “beige”, “rouge”, “mirage”
  • Dalam kata seperti “measure”, “vision”, “decision”, /ʒ/ muncul di tengah kata

/h/ – Glottal Fricative

Bunyi ini dihasilkan dengan menghembuskan udara melalui celah pita suara yang terbuka lebar, tanpa hambatan di mulut.

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
hatAwalShe bought a new hat yesterday.Dia membeli topi baru kemarin.
behindTengahThe cat is hiding behind the sofa.Kucing itu bersembunyi di belakang sofa.
whoAwalWho is calling at this hour?Siapa yang menelepon pada jam seperti ini?
aheadAkhirKeep moving ahead, don’t stop.Teruslah melangkah maju, jangan berhenti.

Catatan penting:

  • /h/ hanya muncul di awal suku kata yang ditekankan dalam bahasa Inggris
  • Dalam percakapan cepat, /h/ di awal kata fungsi (he, him, her, has) sering dihilangkan: “Tell him” → /tel ɪm/
  • Jangan menambahkan /h/ di awal kata yang dimulai vokal: “hour” /aʊər/, bukan /haʊər/

Tabel Perbandingan dalam Konteks

SituasiFricatives yang RelevanContoh Kalimat
Memperkenalkan diri/f/, /v/, /s/, /z/My name is Sarah /ˈsɑː.rə/. I’m from Vietnam /ˌvjet.næm/.
Memesan makanan/f/, /v/, /ʃ/, /ʒ/I’d like fish /fɪʃ/ with vegetables /ˈvedʒ.tə.bəlz/.
Memberi arahan/θ/, /ð/, /s/, /z/Go through /θruː/ this door, then turn left.
Ekspresi emosi/h/, /f/, /v/Oh my goodness /ˈɡʊd.nəs/! That’s horrible /ˈhɒr.ə.bəl/!
Diskusi profesionalSemua fricativesThe research /rɪˈsɜːtʃ/ shows significant /sɪɡˈnɪf.ɪ.kənt/ results /rɪˈzʌlts/.

Frasa dan Ekspresi dengan Fricative Consonants

Frasa Umum Mengandung Fricatives

FrasaFricatives yang MunculArtiContoh Penggunaan
first of all/f/, /s/, /v/, /f/pertama-tamaFirst of all, let me thank you.
this and that/ð/, /s/, /ð/, /t/ini dan ituWe talked about this and that.
safe and sound/s/, /f/, /s/selamat dan sehatThey arrived home safe and sound.
have a nice day/v/, /n/, /s/, /d/semoga harimu menyenangkanThank you, have a nice day!
measure twice, cut once/ʒ/, /s/, /t/, /w/, /s/, /k/, /w/, /s/ukur dua kali, potong sekali (hati-hati)Remember: measure twice, cut once.
think about it/θ/, /ŋ/, /k/, /b/, /t/pikirkan duluThat’s an interesting idea. Think about it.

Ekspresi Idiomatic

EkspresiFricatives yang MunculArtiContoh
through thick and thin/θ/, /θ/, /ð/dalam suka dan dukaThey stayed together through thick and thin.
seize the day/z/, /ð/manfaatkan hari iniDon’t wait for tomorrow. Seize the day!
fish out of water/f/, /ʃ/, /f/, /w/merasa tidak nyaman di lingkungan baruHe felt like a fish out of water at the party.
have second thoughts/v/, /s/, /θ/ragu-ragu, mempertimbangkan ulangI’m having second thoughts about the plan.

Penggunaan dalam Konteks Berbeda

Konteks Pembelajaran Mandiri

KonteksContoh Kalimat
Latihan listeningFocus on distinguishing /s/ and /z/ in minimal pairs like “sip” vs “zip”.
Mencatat kosakataWrite “think /θɪŋk/” with the dental fricative symbol to remember pronunciation.
Rekaman diriRecord yourself saying /ʃ/ and /ʒ/ words: ship, wish, measure, vision.
Menggunakan aplikasiUse apps that show tongue position for dental fricatives /θ/ and /ð/.

Konteks Pengajaran di Kelas

KonteksContoh Kalimat
Memperkenalkan fricativesToday we will practice nine fricative sounds: /f/, /v/, /θ/, /ð/, /s/, /z/, /ʃ/, /ʒ/, /h/.
Latihan minimal pairsRepeat after me: /fæn/ (fan) vs /væn/ (van).
Koreksi pengucapanMake sure your tongue touches your teeth for /θ/, not your alveolar ridge.
Games pronunciationMatch the word with its correct fricative sound.

Konteks Profesional dan Presentasi

KonteksContoh Kalimat
Presentasi bisnisOur research /rɪˈsɜːtʃ/ shows significant /sɪɡˈnɪf.ɪ.kənt/ growth /ɡrəʊθ/.
Email formalPlease feel /fiːl/ free to contact /ˈkɒn.tækt/ us if you have any questions /ˈkwestʃənz/.
NegosiasiWe value /ˈvæl.juː/ your feedback /ˈfiːd.bæk/ and hope /həʊp/ to reach /riːtʃ/ an agreement /əˈɡriː.mənt/.
Public speakingThank /θæŋk/ you for your attention /əˈten.ʃən/ and support /səˈpɔːt/.

Kesalahan Umum

SalahBenarPenjelasan
Mengganti /θ/ dengan /t/ atau /s//θɪŋk/ (think), bukan /tɪŋk/ atau /sɪŋk//θ/ adalah bunyi dental, bukan alveolar atau stop
Mengganti /ð/ dengan /d/ atau /z//ðɪs/ (this), bukan /dɪs/ atau /zɪs//ð/ adalah bunyi dental voiced, bukan alveolar
Mengucapkan /v/ seperti /f//væn/ (van), bukan /fæn//v/ harus bergetar, /f/ tidak
Mengucapkan /z/ seperti /s//zuː/ (zoo), bukan /suː//z/ voiced, /s/ voiceless
Menambahkan /h/ di awal kata vokal/aʊər/ (hour), bukan /haʊər/“Hour” tidak dimulai dengan /h/
Menghilangkan /h/ di kata konten/hæt/ (hat), bukan /æt/“Hat” harus dimulai dengan /h/ yang jelas
Mengganti /ʒ/ dengan /dʒ/ atau /z//ˈmeʒ.ər/ (measure), bukan /ˈmedʒ.ər/ atau /ˈmez.ər//ʒ/ adalah fricative, bukan affricate atau alveolar

Latihan Singkat

A. Pasangkan kata dengan fricative awal yang tepat:

  1. fan _ a. /v/
  2. van _ b. /θ/
  3. think _ c. /ð/
  4. this _ d. /s/
  5. sun _ e. /f/
  6. zoo _ f. /z/

B. Identifikasi apakah fricative yang digarisbawahi voiced atau voiceless:

  1. fan → _
  2. van → _
  3. think → _
  4. this → _
  5. sun → _
  6. zoo → _
  7. ship → _
  8. measure (bagian akhir) → _

C. Terjemahkan petunjuk pengucapan berikut ke dalam kata bahasa Inggris:

  1. /fæn/ → _
  2. /θɪŋk/ → _
  3. /ðɪs/ → _
  4. /ʃɪp/ → _
  5. /ˈmeʒ.ər/ → _

D. Baca kalimat berikut dengan memperhatikan kejelasan fricative consonants:

  1. Sarah thinks this fish is very fresh.
  2. The weather is rather warm this afternoon.
  3. She measures the fabric before sewing.
  4. He has a vision for a better future.
  5. Please breathe deeply and relax your shoulders.

Kunci Jawaban:

A. Pasangkan kata dengan fricative awal yang tepat:

  1. fan → e. /f/
  2. van → a. /v/
  3. think → b. /θ/
  4. this → c. /ð/
  5. sun → d. /s/
  6. zoo → f. /z/

B. Identifikasi voiced atau voiceless:

  1. /f/ in “fan” → voiceless
  2. /v/ in “van” → voiced
  3. /θ/ in “think” → voiceless
  4. /ð/ in “this” → voiced
  5. /s/ in “sun” → voiceless
  6. /z/ in “zoo” → voiced
  7. /ʃ/ in “ship” → voiceless
  8. /ʒ/ in “measure” → voiced

C. Terjemahkan petunjuk pengucapan ke dalam kata:

  1. /fæn/ → fan
  2. /θɪŋk/ → think
  3. /ðɪs/ → this
  4. /ʃɪp/ → ship
  5. /ˈmeʒ.ər/ → measure

D. Tips membaca kalimat:

  • Ucapkan fricatives dengan aliran udara yang konsisten, tidak terputus
  • Perhatikan perbedaan voiced/voiceless: rasakan getaran tenggorokan
  • Untuk /θ/ dan /ð/, pastikan ujung lidah menyentuh gigi atas
  • Untuk /ʃ/ dan /ʒ/, bentuk mulut agak membulat seperti hendak bersiul

Tips Penggunaan

Latih dengan cermin dan jari: Berdirilah di depan cermin untuk mengamati posisi bibir dan lidah. Letakkan jari pada tenggorokan untuk merasakan getaran pada voiced fricatives (/v/, /ð/, /z/, /ʒ/). Untuk /θ/ dan /ð/, pastikan Anda bisa melihat ujung lidah menyentuh gigi atas.

Tips cepat mengingat:

  • Labiodental (/f/, /v/): bibir bawah + gigi atas
  • Dental (/θ/, /ð/): ujung lidah + gigi atas (paling sulit untuk pembelajar Indonesia)
  • Alveolar (/s/, /z/): ujung lidah + gusi atas, udara keluar di sisi lidah
  • Palato-alveolar (/ʃ/, /ʒ/): bagian depan lidah diangkat ke belakang gusi, mulut agak membulat
  • Glottal (/h/): hembusan dari tenggorokan, mulut netral
  • Voiceless (/f/, /θ/, /s/, /ʃ/, /h/): tidak bergetar, gesekan lebih tajam
  • Voiced (/v/, /ð/, /z/, /ʒ/): bergetar, gesekan lebih berdengung

Gunakan minimal pairs untuk latihan: Latih pasangan kata yang hanya berbeda satu fricative:

  • /fæn/ (fan) vs /væn/ (van)
  • /θɪn/ (thin) vs /ðɪn/ (then)
  • /sɪp/ (sip) vs /zɪp/ (zip)
  • /ʃɪp/ (ship) vs /tʃɪp/ (chip) (fricative vs affricate)
  • /hæt/ (hat) vs /æt/ (at)

Fokus pada /θ/ dan /ð/ terlebih dahulu: Karena bunyi dental tidak ada dalam bahasa Indonesia, alokasikan waktu lebih banyak untuk melatih /θ/ dan /ð/. Gunakan kata-kata fungsional yang sering muncul: “think”, “this”, “that”, “the”, “with”, “breathe”.

Perhatikan konteks kata:

  • /h/ hanya muncul di awal suku kata ditekankan: “hotel” /həʊˈtel/, tapi “honest” /ˈɒn.ɪst/ tanpa /h/
  • /ʒ/ jarang muncul di awal kata, biasanya di tengah atau akhir: “measure”, “vision”, “beige”
  • /v/ dan /z/ harus jelas di akhir kata: “love” /lʌv/, “buzz” /bʌz/

Rekam dan bandingkan: Gunakan ponsel untuk merekam pengucapan Anda, lalu bandingkan dengan audio native speaker dari kamus online. Fokus pada konsistensi aliran udara dan kejelasan perbedaan voiced/voiceless.

Latihan harian 5 menit: Pilih satu pasangan fricative per hari (misal: /f/-/v/ Senin, /θ/-/ð/ Selasa), latih dengan 5-10 kata masing-masing, lalu gunakan dalam kalimat sederhana. Konsistensi lebih penting daripada durasi.


Catatan Penulis: Fricative consonants, terutama /θ/ dan /ð/, sering menjadi tantangan terbesar bagi pembelajar bahasa Inggris dari Indonesia. Namun, dengan latihan posisi mulut yang tepat dan konsistensi, bunyi-bunyi ini dapat dikuasai. Jangan takut terdengar aneh di awal proses—setiap penutur non-native pernah melewatinya. Yang penting adalah progres, bukan kesempurnaan instan.

Semoga materi ini membantu. Silakan bagikan jika bermanfaat, dan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan atau topik lain yang ingin dibahas.

Scroll to Top