Conditional Perfect Progressive digunakan untuk membicarakan aktivitas yang mungkin sedang berlangsung di masa lalu, tetapi sebenarnya tidak terjadi karena kondisi tertentu tidak terpenuhi.
Tense ini biasanya digunakan dalam main clause pada conditional sentences type III.
Use of the Conditional Perfect Progressive
Conditional Perfect Progressive digunakan untuk menggambarkan aksi yang mungkin sedang berlangsung di masa lalu dalam situasi hipotetis.
Dengan kata lain, tense ini menunjukkan:
- sesuatu yang mungkin sedang terjadi di masa lalu
- tetapi tidak terjadi karena kondisi tertentu tidak terpenuhi
Biasanya muncul dalam main clause pada conditional type III.
Contoh:
If there had been more people, the band would have been playing longer.
Artinya: Band mungkin akan terus bermain lebih lama jika ada lebih banyak orang.
Form of the Conditional Perfect Progressive
Conditional Perfect Progressive dibentuk dengan pola berikut:
would + have + been + verb-ing
Penjelasan:
- would → auxiliary conditional
- have → auxiliary perfect
- been → bentuk past participle dari be
- verb + ing → bentuk progressive dari kata kerja utama
Example of Conditional Perfect Progressive
Maria would have been singing if there had been more people in the church.
Penjelasan:
- would have been singing → aktivitas yang mungkin sedang berlangsung di masa lalu
- if there had been more people → kondisi yang sebenarnya tidak terjadi
Artinya: Maria mungkin akan sedang bernyanyi jika ada lebih banyak orang di gereja.
Summary
Conditional Perfect Progressive digunakan untuk menyatakan aktivitas yang mungkin sedang berlangsung di masa lalu dalam situasi yang tidak terjadi.
Struktur dasar:
would + have + been + verb-ing
Contoh:
- She would have been working if the office had been open.
- They would have been travelling if they had saved more money.