Short Forms dan Long Forms dalam Past Progressive

Past Progressive (Past Continuous) dibentuk menggunakan auxiliary verb “was” atau “were” diikuti verb + -ing. Dalam bahasa Inggris sehari-hari, terutama dalam percakapan, penutur sering menggunakan contracted forms (bentuk singkat).

Namun ada satu hal penting:
dalam Past Progressive, kontraksi biasanya hanya digunakan pada kalimat negatif.


1. Kalimat Positif (Affirmative Forms)

Pada kalimat positif, was dan were biasanya tidak memiliki bentuk kontraksi ketika diikuti kata kerja -ing.

Struktur

Subject + was / were + verb-ing

Contoh

PronounLong FormContracted Form
II was reading–
youYou were reading–
he / she / itHe was reading–
we / you / theyThey were reading–

Contoh kalimat:

I was reading a book.
She was studying English.
They were playing football.

Dalam kalimat seperti ini, bentuk was dan were tetap ditulis lengkap.


2. Kalimat Negatif (Negative Forms)

Pada kalimat negatif, kontraksi dapat dibuat dari was not dan were not.

Struktur

Subject + was / were + not + verb-ing

Long Form dan Short Form

PronounLong FormContracted Form
II was not readingI wasn’t reading
youYou were not readingYou weren’t reading
he / she / itHe was not readingHe wasn’t reading
we / you / theyThey were not readingThey weren’t reading

Contoh Kalimat

I wasn't reading the newspaper.
She wasn't watching TV.
They weren't working yesterday.

Dalam percakapan sehari-hari, bentuk seperti wasn’t dan weren’t jauh lebih umum digunakan dibandingkan bentuk panjangnya.


Ringkasan

Dalam Past Progressive:

  • bentuk positif menggunakan was / were + verb-ing
  • kontraksi biasanya hanya muncul pada kalimat negatif
Long FormShort Form
was notwasn’t
were notweren’t

Contoh:

I was reading a book.
She wasn't watching TV.
They weren't playing football.

Penggunaan kontraksi membuat kalimat terdengar lebih natural dalam spoken English, sedangkan bentuk panjang sering digunakan dalam penjelasan grammar atau tulisan formal.

Scroll to Top