Kebanyakan pembelajar bahasa Inggris Indonesia menganggap full dan filled sama. Keduanya berarti “penuh”. Bisa tukar.
Tidak.
Full adalah keadaan. Gelas itu penuh. Tidak ada ruang kosong. Tidak peduli siapa yang mengisinya.
Filled adalah hasil aksi. Gelas itu diisi (oleh seseorang). Ada pelaku di baliknya, atau ada proses pengisian.
Salah pilih, Anda bilang I am filled (saya diisi—seperti balon) ketika maksud Anda I am full (saya kenyang). Atau Anda bilang The room is full with people (salah preposisi) padahal seharusnya filled with.
Mari bedah.
Full: Keadaan Penuh (State)
Full adalah kata sifat (adjective) yang berarti tidak ada ruang kosong, mencapai kapasitas maksimum, atau telah terisi seluruhnya.
Ciri full:
- Menekankan keadaan atau kondisi.
- Tidak peduli bagaimana atau oleh siapa isinya.
- Tidak pernah diikuti by.
- Biasanya diikuti of (bukan with—tapi ada pengecualian).
Contoh:
- The glass is full. (Gelasnya penuh—keadaan, tidak peduli siapa yang menuang.)
- My stomach is full. (Perut saya kenyang—keadaan.)
- The parking lot is full. (Tempat parkir penuh—tidak ada tempat kosong.)
- Her schedule is full. (Jadwalnya padat—penuh kegiatan.)
Preposisi yang tepat untuk full:
- Full of → ini yang paling benar dan paling umum.
- The basket is full of fruit. (Keranjang itu penuh buah.)
- The room is full of people. (Ruangan itu penuh orang.)
- His speech was full of mistakes. (Pidatonya penuh kesalahan.)
Hindari: Full with. Ini kadang dipakai dalam bahasa informal, tapi secara tata bahasa kurang tepat. Pakai full of.
Filled: Penuh Karena Aksi (Hasil dari Mengisi)
Filled adalah bentuk past participle dari kata kerja fill (mengisi). Ia berfungsi sebagai kata sifat (adjective) yang berarti telah diisi atau telah diisi penuh.
Ciri filled:
- Menekankan proses atau aksi pengisian.
- Ada pelaku (eksplisit atau implisit) yang melakukan pengisian.
- Sering dipakai dalam kalimat pasif.
- Biasanya diikuti with (bukan of).
Contoh:
- The glass is filled with water. (Gelas itu diisi air—ada yang menuang, meskipun tidak disebutkan siapa.)
- The bottle was filled by the machine. (Botol itu diisi oleh mesin—ada pelaku jelas.)
- My life is filled with joy. (Hidup saya dipenuhi kebahagiaan—ada sesuatu yang mengisinya.)
- The hall was filled with applause. (Aula itu dipenuhi tepuk tangan.)
Preposisi yang tepat untuk filled:
- Filled with → ini wajib.
- Filled by → untuk menyebut pelaku (siapa yang mengisi).
- The tank was filled by the workers. (Tangki itu diisi oleh para pekerja.)
- The glass is filled with milk. (Gelas itu diisi susu.)
Hindari: Filled of. Ini salah total. Tidak ada filled of.
Tabel Perbandingan
| Aspek | Full | Filled |
|---|---|---|
| Jenis kata | Adjective (kata sifat) | Past participle / Adjective |
| Fokus | Keadaan (state) | Aksi/Hasil pengisian (action/result) |
| Preposisi | Of (full of) | With (filled with) |
| Bisa pakai by? | Tidak | Ya (filled by someone) |
| Pelaku | Tidak peduli | Ada (eksplisit atau implisit) |
| Contoh benar | The bag is full of books. | The bag is filled with books. |
| Nuansa | “Penuh, tidak ada ruang” | “Diisi oleh seseorang/sesuatu” |
Perbedaan Nuansa Halus: Kapan Keduanya Bisa Saling Tukar?
Banyak situasi di mana full of dan filled with bisa dipakai bergantian tanpa mengubah arti secara drastis. Tapi nuansanya tetap beda.
Contoh 1:
- The room is full of smoke. → Ruangan penuh asap (keadaan: asap memenuhi ruangan).
- The room is filled with smoke. → Ruangan dipenuhi asap (ada sumber asap yang mengisinya—misalnya kebakaran).
Di sini, filled with menyiratkan proses: asap masuk dan mengisi ruangan. Full of hanya menyatakan fakta bahwa ruangan itu penuh asap.
Contoh 2:
- Her eyes were full of tears. (Matanya penuh air mata—keadaan, air mata sudah ada di sana.)
- Her eyes were filled with tears. (Matanya dipenuhi air mata—air mata mulai menggenang, ada proses menangis yang sedang terjadi.)
Filled with lebih dinamis dan emosional di sini. Ini sering dipakai dalam tulisan sastra untuk efek dramatis.
Kesalahan Umum
1. Full with (Salah Preposisi)
Salah: The box is full with toys.
Benar: The box is full of toys.
Catatan: Full with kadang terdengar di percakapan, tapi secara grammar kurang tepat. Selalu pakai full of.
2. Filled of (Salah Total)
Salah: The glass is filled of water.
Benar: The glass is filled with water.
3. I am filled untuk “Saya Kenyang”
Salah: I am filled after eating. (Artinya: saya diisi—seperti wadah.)
Benar: I am full after eating.
Filled untuk perut berarti “diisi” secara harfiah (misalnya oleh makanan), tapi orang tidak bilang I am filled untuk menyatakan kenyang. Bilang I am full.
4. Filled untuk Keadaan Tetap
Jika Anda hanya ingin menyatakan bahwa sebuah toples kosmetik itu tidak ada isinya (keadaan), pakai empty atau full. Jangan pakai filled jika tidak ada proses pengisian.
Salah: The jar is filled with sugar every day. (Ini bisa benar jika seseorang mengisinya setiap hari. Tapi jika Anda hanya ingin menjelaskan isinya, full of lebih natural.)
Benar (untuk keadaan): The jar is full of sugar.
Benar (untuk rutinitas): The jar is filled with sugar every morning by my mother. (Proses pengisian).
Contoh dalam Satu Paragraf
The stadium was full of excited fans. They had been waiting for hours. Soon, the air was filled with the sound of cheering. The team’s energy was infectious. My heart was filled with pride as I watched them play. It was a night full of unforgettable moments.
Periksa:
- Full of excited fans → Keadaan (stadium penuh).
- Filled with the sound → Aksi (suara mengisi udara).
- Filled with pride → Hasil aksi emosional (kebanggaan mengisi hati).
- Full of unforgettable moments → Keadaan (malam itu penuh momen).
Full of vs Filled with untuk Emosi
Ini adalah area paling sering membingungkan.
- I am full of hope. (Saya penuh harapan—keadaan emosi yang kuat, seperti gelas yang penuh sampai tumpah.)
- I am filled with hope. (Saya dipenuhi harapan—harapan itu datang dari luar dan mengisi saya. Lebih puitis dan dramatis.)
Keduanya benar, tapi nuansa berbeda:
- Full of = emosi meluap-luap dari dalam.
- Filled with = emosi datang dari luar dan meresap ke dalam.
Untuk percakapan sehari-hari, full of lebih umum:
- She is full of energy. (Penuh energi—alami.)
- She is filled with energy. (Dipenuhi energi—terdengar seperti dia habis minum energi drink.)
Tabel Preposisi: Of vs With
| Kata | Preposisi yang benar | Contoh |
|---|---|---|
| Full | Of | Full of water |
| Filled | With | Filled with water |
| Packed | With | Packed with people |
| Covered | With | Covered with dust |
| Crowded | With (jarang) / full of | Crowded with tourists |
Latihan: Pilih Full atau Filled
- “The bottle is _ of water.” → full (keadaan)
- “The bottle is _ with water by the staff.” → filled (ada pelaku, ada aksi)
- “My heart is _ of gratitude.” → full (atau filled, tergantung nuansa. Tapi untuk keadaan emosi umum, full lebih sederhana)
- “The auditorium was _ with applause.” → filled (suara mengisi ruangan—proses)
- “I can’t eat more. I’m _.” → full (kenyang—keadaan)
- “The basket is _ with fresh fruit every morning.” → filled (ada rutinitas pengisian)
- “This book is _ of useful information.” → full (keadaan)
- “The tank was _ by the fire department.” → filled (ada pelaku by)
Proyek Akhir
Tulis paragraf pendek (40 kata) tentang sebuah ruangan atau tempat yang Anda ingat. Gunakan full of dan filled with masing-masing minimal satu kali dengan tepat.
Contoh:
My grandmother’s kitchen was always full of delicious smells. The shelves were filled with jars of spices and homemade cookies. Every corner was full of memories. My heart was filled with warmth every time I visited.
Full adalah kata sifat untuk keadaan penuh—pakai full of. Filled adalah bentuk lampau/past participle untuk hasil aksi mengisi—pakai filled with. Jika Anda berbicara tentang kapasitas atau kondisi statis, pakai full. Jika Anda berbicara tentang proses pengisian atau ada pelaku yang melakukan tindakan, pakai filled. Jangan tulis full with atau filled of. Dan ingat: untuk kenyang setelah makan, bilang I am full, bukan I am filled.
Perbedaan full dan filled adalah salah satu jebakan preposisi dan nuansa yang paling umum. Tapi aturannya sederhana: full = keadaan; filled = aksi. Of mengikuti full; with mengikuti filled.
Mulai besok, saat Anda melihat gelas berisi air, katakan dalam hati: The glass is full of water. Saat Anda melihat seseorang menuang air, katakan: The glass is filled with water by him.
Latih dua kalimat itu setiap hari. Dalam seminggu, preposisi dan pilihan kata akan otomatis menempel di lidah Anda.