Consonant Sounds: Affricates – Menguasai Bunyi Konsonan Afrikat dalam Pengucapan Bahasa Inggris

Jika stop consonants seperti tombol yang ditekan dan dilepas, serta fricatives seperti aliran udara yang bergesekan, maka affricates adalah gabungan keduanya: sebuah hentian singkat yang langsung dilepaskan menjadi gesekan. Affricate consonants dihasilkan dengan menutup aliran udara sepenuhnya seperti stop, lalu melepaskannya secara perlahan melalui celah sempit seperti fricative di tempat artikulasi yang sama.

Menguasai bunyi affricates /tʃ/ dan /dʒ/ sangat penting karena kedua bunyi ini muncul sangat sering dalam kosakata bahasa Inggris, dan kesalahan kecil dalam mengucapkannya—seperti memisahkan kedua komponen bunyi atau menggantinya dengan bunyi lain—dapat membuat pengucapan terdengar tidak alami. Memahami affricates ibarat belajar mengetuk pintu lalu membukanya: satu gerakan terhubung yang mulus, bukan dua gerakan terpisah.


Kosakata Utama

KataPart of SpeechArtiContoh
affricatenounkonsonan afrikat/tʃ/ and /dʒ/ are affricate sounds.
releasenoun/verbpelepasan, melepaskanThe release of air creates the friction.
combinationnounkombinasi, gabunganAffricates are a combination of stop and fricative.
palato-alveolaradjectivepalato-alveolar, belakang gusiAffricates are produced at the palato-alveolar ridge.
voicelessadjectivetak bersuara/tʃ/ is a voiceless affricate.
voicedadjectivebersuara/dʒ/ is a voiced affricate.

Dua Affricate Consonants dalam Bahasa Inggris

Bahasa Inggris memiliki dua affricate consonants utama yang keduanya bersifat palato-alveolar dan merupakan gabungan dari stop dan fricative.

Tabel Dua Affricate Consonants:

SimbolKomponen BunyiJenisTempat ArtikulasiContoh KataCara Produksi
/tʃ//t/ + /ʃ/VoicelessPalato-alveolarchurch, watch, natureLidah menempel gusi (stop), lalu dilepas perlahan (fricative)
/dʒ//d/ + /ʒ/VoicedPalato-alveolarjudge, age, soldierSama seperti /tʃ/, tapi pita suara bergetar

Ciri khas affricates:

  • Merupakan satu fonem tunggal, bukan dua bunyi terpisah
  • Dimulai dengan hambatan total (stop), diakhiri dengan gesekan (fricative)
  • Keduanya voiced untuk /dʒ/, voiceless untuk /tʃ/
  • Tempat artikulasi sama dengan /ʃ/ dan /ʒ/ (palato-alveolar)
  • Sering ditulis dengan huruf “ch”, “j”, “ge”, “dge”, “tch”

Perbedaan Utama: /tʃ/ vs /dʒ/

Aspek/tʃ/ (Voiceless)/dʒ/ (Voiced)
Getaran pita suaraTidak bergetarBergetar
Komponen bunyi/t/ + /ʃ//d/ + /ʒ/
Intensitas bunyiLebih tajam dan berhembusLebih lembut dan berdengung
Tes sederhanaTahan kertas di depan mulut: kertas bergerakKertas bergerak lebih lemah
Contoh minimal pair/tʃɪp/ (chip) vs /dʒɪp/ (jeep)/tʃuːz/ (choose) vs /dʒuːs/ (juice)

Cara merasakan perbedaan keduanya:
Letakkan jari pada tenggorokan saat mengucapkan pasangan berikut:

  • /tʃ/ vs /dʒ/: “church” vs “judge”
  • /tʃ/ vs /dʒ/: “match” vs “mage”
  • /tʃ/ vs /dʒ/: “rich” vs “ridge”

Anda akan merasakan getaran pada /dʒ/, tetapi tidak pada /tʃ/.


Penjelasan per Affricate Consonant dengan Contoh

/tʃ/ – Voiceless Palato-alveolar Affricate

Bunyi ini dihasilkan dengan menempelkan ujung lidah pada area belakang gusi (seperti /t/), lalu melepaskannya secara perlahan ke posisi /ʃ/.

/tʃ/ dalam Berbagai Posisi:

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
churchAwalThey go to church every Sunday.Mereka pergi ke gereja setiap Minggu.
watchAkhirI watch movies every weekend.Saya menonton film setiap akhir pekan.
teacherTengahMy teacher speaks very clearly.Guru saya berbicara dengan sangat jelas.
natureTengahShe loves spending time in nature.Dia suka menghabiskan waktu di alam.

Catatan penting untuk /tʃ/:

  • Pastikan bunyi ini diucapkan sebagai satu unit, bukan /t/ lalu /ʃ/ yang terpisah
  • Dalam ejaan, sering ditulis “ch” (church), “tch” (watch), atau “tion” (nation – meski ini sering /ʃ/, beberapa dialek/variasi bisa terdengar dekat)
  • Hindari mengganti /tʃ/ dengan /c/ bahasa Indonesia yang terkadang kurang tajam gesekannya

/dʒ/ – Voiced Palato-alveolar Affricate

Bunyi ini dihasilkan dengan cara yang sama seperti /tʃ/, tetapi dengan getaran pita suara sepanjang pengucapan.

/dʒ/ dalam Berbagai Posisi:

KataPosisi dalam KataKalimat ContohTerjemahan
judgeAwalThe judge made a fair decision.Hakim itu membuat keputusan yang adil.
ageAkhirShe is at the age of twenty.Dia berusia dua puluh tahun.
soldierTengahThe soldier protected the country.Prajurit itu melindungi negara.
gestureAwalHe made a friendly gesture.Dia membuat isyarat yang ramah.

Catatan penting untuk /dʒ/:

  • Sering ditulis “j” (judge), “ge” (age), “dge” (bridge), “g” sebelum i/e (gesture)
  • Pastikan getaran suara terdengar, terutama di akhir kata
  • Hindari mengganti /dʒ/ dengan /j/ bahasa Indonesia yang kadang kurang tegas stop-nya

Tabel Perbandingan dalam Konteks

SituasiAffricate yang RelevanContoh Kalimat
Memperkenalkan diri/tʃ/, /dʒ/My name is Charlie /ˈtʃɑː.li/. I’m a manager /ˈmæn.ɪ.dʒər/.
Mendeskripsikan objek/tʃ/, /dʒ/This watch /wɒtʃ/ is cheap /tʃiːp/ but high quality /ˈkwɒl.ə.ti/.
Memberi opini/tʃ/, /dʒ/I choose /tʃuːz/ this option because it’s large /lɑːdʒ/.
Diskusi profesional/tʃ/, /dʒ/The project /ˈprɒ.dʒekt/ requires careful /ˈkeə.fəl/ management /ˈmæn.ɪdʒ.mənt/.
Ekspresi emosi/tʃ/, /dʒ/Oh dear /dɪə/, that’s a huge /hjuːdʒ/ challenge /ˈtʃæl.ɪndʒ/.

Frasa dan Ekspresi dengan Affricate Consonants

Frasa Umum Mengandung Affricates

FrasaAffricates yang MunculArtiContoh Penggunaan
check it out/tʃ/, /k/, /aɪ/, /t/lihat ini, periksa iniCheck it out, this is amazing.
just about/dʒ/, /s/, /t/, /b/, /aɪ/, /t/hampir, kira-kiraWe are just about finished.
change jobs/tʃ/, /eɪ/, /n/, /dʒ/, /dʒ/, /ɒ/, /b/, /z/pindah pekerjaanHe decided to change jobs last year.
large charge/dʒ/, /tʃ/, /dʒ/biaya besarThere was a large charge on my card.
watch out/tʃ/, /aɪ/, /t/hati-hatiWatch out for the step!
enjoy challenges/dʒ/, /ɔɪ/, /tʃ/, /ə/, /l/, /ɪ/, /n/, /dʒ/, /ɪ/, /z/menikmati tantanganWe enjoy challenges in our work.

Ekspresi Idiomatic

EkspresiAffricates yang MunculArtiContoh
jump to conclusions/dʒ/, /tʃ/, /k/, /dʒ/, /ʒ/menarik kesimpulan terlalu cepatDon’t jump to conclusions without evidence.
out of touch/aɪ/, /t/, /tʃ/kehilangan kontak atau informasiHe is out of touch with modern technology.
face the music/f/, /eɪ/, /s/, /ð/, /m/, /j/, /uː/, /z/, /ɪ/, /k/ (tidak ada affricate utama, tapi sering dikaitkan dengan konsekuensi)menghadapi konsekuensiYou made a mistake, now face the music.
rich and famous/r/, /ɪ/, /tʃ/, /f/, /eɪ/, /m/, /ə/, /s/kaya dan terkenalHe dreamed of becoming rich and famous.

Penggunaan dalam Konteks Berbeda

Konteks Pembelajaran Mandiri

KonteksContoh Kalimat
Latihan listeningFocus on distinguishing /tʃ/ and /dʒ/ in minimal pairs like “chip” vs “jeep”.
Mencatat kosakataWrite “teacher /ˈtiː.tʃər/” with the affricate symbol to remember pronunciation.
Rekaman diriRecord yourself saying /tʃ/ and /dʒ/ words: church, judge, watch, age.
Menggunakan aplikasiUse apps that visualize voice vibration to practice voiced vs voiceless affricates.

Konteks Pengajaran di Kelas

KonteksContoh Kalimat
Memperkenalkan affricatesToday we will practice two affricate sounds: /tʃ/ and /dʒ/.
Latihan minimal pairsRepeat after me: /tʃɪp/ (chip) vs /dʒɪp/ (jeep).
Koreksi pengucapanMake sure you don’t separate the stop and friction parts; keep it as one sound.
Games pronunciationMatch the word with its correct affricate sound.

Konteks Profesional dan Presentasi

KonteksContoh Kalimat
Presentasi bisnisOur strategy /ˈstræt.ə.dʒi/ will change /tʃeɪndʒ/ the market /ˈmɑː.kɪt/ landscape /ˈlænd.skeɪp/.
Email formalPlease check /tʃek/ the attached /əˈtætʃt/ document /ˈdɒk.jə.mənt/ for details /ˈdiː.teɪlz/.
NegosiasiWe suggest /səˈdʒest/ a larger /ˈlɑː.dʒər/ investment /ɪnˈvest.mənt/ for better /ˈbe.tər/ results /rɪˈzʌlts/.
Public speakingThank /θæŋk/ you for your attention /əˈten.ʃən/ and your questions /ˈkwestʃənz/.

Kesalahan Umum

SalahBenarPenjelasan
Mengucapkan /tʃ/ sebagai /t/ + /ʃ/ terpisah/tʃɜːtʃ/ (church), bukan /t-ʃɜː-t-ʃ/Affricate adalah satu fonem, bukan dua bunyi berurutan
Mengganti /dʒ/ dengan /z/ atau /j//dʒuːs/ (juice), bukan /zuːs/ atau /juːs//dʒ/ memiliki komponen stop yang jelas di awal
Menghilangkan getaran pada /dʒ/ akhir kata/brɪdʒ/ (bridge), bukan /brɪtʃ//dʒ/ harus voiced, terutama di akhir kata
Mengucapkan “question” dengan /tʃ/ terlalu kuat/ˈkwestʃən/ (question), jangan terlalu menekankan /tʃ/Dalam kata seperti “question”, /tʃ/ muncul alami dari /t/ + /j/
Mengganti /tʃ/ dengan /s//tʃiːp/ (cheap), bukan /siːp//tʃ/ dan /s/ adalah tempat artikulasi berbeda
Tidak membulatkan bibir sedikit untuk affricates/tʃ/ dan /dʒ/ memerlukan bibir sedikit membulatPosisi bibir membantu resonansi palato-alveolar

Latihan Singkat

A. Pasangkan kata dengan affricate awal yang tepat:

  1. church _ a. /dʒ/
  2. judge _ b. /tʃ/
  3. cheese _ b. /tʃ/
  4. juice _ a. /dʒ/
  5. chair _ b. /tʃ/
  6. job _ a. /dʒ/

B. Identifikasi apakah affricate yang digarisbawahi voiceless atau voiced:

  1. church → _
  2. judge → _
  3. watch → _
  4. age → _
  5. teacher → _
  6. soldier → _

C. Terjemahkan petunjuk pengucapan berikut ke dalam kata bahasa Inggris:

  1. /tʃɜːtʃ/ → _
  2. /dʒʌdʒ/ → _
  3. /wɒtʃ/ → _
  4. /dʒuːs/ → _
  5. /brɪdʒ/ → _

D. Baca kalimat berikut dengan memperhatikan kejelasan affricate consonants:

  1. The teacher chose a cheap chair for the classroom.
  2. The judge made a huge decision about the bridge project.
  3. Please check the schedule and adjust the time if necessary.
  4. She enjoys eating cheese and drinking orange juice.
  5. The change in strategy will bring great results.

Kunci Jawaban:

A. Pasangkan kata dengan affricate awal yang tepat:

  1. church → b. /tʃ/
  2. judge → a. /dʒ/
  3. cheese → b. /tʃ/
  4. juice → a. /dʒ/
  5. chair → b. /tʃ/
  6. job → a. /dʒ/

B. Identifikasi voiceless atau voiced:

  1. /tʃ/ in “church” → voiceless
  2. /dʒ/ in “judge” → voiced
  3. /tʃ/ in “watch” → voiceless
  4. /dʒ/ in “age” → voiced
  5. /tʃ/ in “teacher” → voiceless
  6. /dʒ/ in “soldier” → voiced

C. Terjemahkan petunjuk pengucapan ke dalam kata:

  1. /tʃɜːtʃ/ → church
  2. /dʒʌdʒ/ → judge
  3. /wɒtʃ/ → watch
  4. /dʒuːs/ → juice
  5. /brɪdʒ/ → bridge

D. Tips membaca kalimat:

  • Ucapkan affricates sebagai satu bunyi tunggal, tidak terputus antara stop dan fricative
  • Perhatikan perbedaan voiced/voiceless: rasakan getaran tenggorokan untuk /dʒ/
  • Untuk /tʃ/, pastikan ada hembusan udara ringan setelah pelepasan
  • Untuk /dʒ/, pastikan getaran suara terdengar jelas, terutama di akhir kata
  • Jangan mengganti /tʃ/ dengan /s/ atau /dʒ/ dengan /z/

Tips Penggunaan

Latih dengan cermin dan tangan: Berdirilah di depan cermin untuk mengamati posisi mulut. Letakkan jari pada tenggorokan untuk merasakan getaran pada /dʒ/. Untuk /tʃ/, pastikan ada aliran udara yang terasa di depan mulut.

Tips cepat mengingat:

  • /tʃ/: voiceless, seperti “c” dalam “cukup” tapi lebih tajam gesekannya
  • /dʒ/: voiced, seperti “j” dalam “jari” tapi lebih tegas stop awalnya
  • /tʃ/ = /t/ + /ʃ/ (digabung jadi satu)
  • /dʒ/ = /d/ + /ʒ/ (digabung jadi satu)
  • Keduanya palato-alveolar: lidah di belakang gusi, bibir sedikit membulat

Gunakan minimal pairs untuk latihan: Latih pasangan kata yang hanya berbeda affricate:

  • /tʃɪp/ (chip) vs /dʒɪp/ (jeep)
  • /tʃuːz/ (choose) vs /dʒuːs/ (juice)
  • /rɪtʃ/ (rich) vs /rɪdʒ/ (ridge)
  • /wɒtʃ/ (watch) vs /wɒdʒ/ (wadge – kata jarang, tapi latih bunyi)

Fokus pada posisi akhir kata: Affricates di akhir kata sering kali dilemahkan oleh pembelajar. Pastikan /tʃ/ dan /dʒ/ di akhir kata seperti “watch”, “bridge”, “age” terdengar jelas dan lengkap.

Perhatikan ejaan yang bervariasi:

  • “ch”: church, chair, check
  • “tch”: watch, catch, match
  • “j”: job, juice, jump
  • “ge”: age, page, large
  • “dge”: bridge, judge, edge
  • “tion”: question, suggestion (menghasilkan bunyi /tʃ/ dalam konteks ini)

Rekam dan bandingkan: Gunakan ponsel untuk merekam pengucapan Anda, lalu bandingkan dengan audio native speaker dari kamus online. Fokus pada kesatuan bunyi affricate dan kejelasan perbedaan voiced/voiceless.

Latihan harian 5 menit: Pilih satu affricate per hari (misal: /tʃ/ Senin, /dʒ/ Selasa), latih dengan 5-10 kata masing-masing, lalu gunakan dalam kalimat sederhana. Konsistensi lebih penting daripada durasi.


Catatan Penulis: Affricate consonants /tʃ/ dan /dʒ/ adalah bunyi yang cukup umum dalam bahasa Indonesia (seperti pada “cukup” dan “jari”), sehingga pembelajar Indonesia sering kali memiliki keuntungan awal. Namun, tantangan utamanya adalah memastikan ketajaman gesekan dan kepastian getaran suara yang sesuai dengan standar bahasa Inggris. Jangan menganggap bunyi ini sudah benar hanya karena mirip dengan bahasa ibu. Latih dengan kesadaran penuh untuk mencapai pengucapan yang alami dan presisi. Ingat: kemajuan bertahap melalui latihan konsisten adalah kunci utama.

Semoga materi ini membantu. Silakan bagikan jika bermanfaat, dan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan atau topik lain yang ingin dibahas.

Scroll to Top