Saya masih ingat pertama kali belajar passive voice di kelas bahasa Inggris. Guru saya menulis satu kalimat di papan:
My bike was stolen.
Tidak ada pelaku. Tidak ada penjelasan siapa yang mencuri. Fokusnya hanya pada satu hal: kejadian pencurian sepeda.
Di situlah inti passive voice. Kita tidak peduli siapa yang melakukan tindakan, atau pelakunya memang tidak diketahui. Yang penting adalah aksi yang terjadi.
Passive voice sangat sering muncul dalam bahasa Inggris formal, tulisan akademik, berita, hingga percakapan sehari-hari. Kalau Anda memahami konsepnya dengan benar, banyak kalimat bahasa Inggris akan terasa jauh lebih mudah dipahami.
Pengertian Passive Voice
Passive voice adalah bentuk kalimat di mana fokusnya berada pada aksi (action), bukan pada pelaku tindakan.
Perhatikan contoh berikut.
Active voice:
Someone stole my bike.
Passive voice:
My bike was stolen.
Kalimat kedua tidak menyebutkan siapa pelakunya. Informasi yang dianggap penting adalah fakta bahwa sepeda tersebut dicuri.
Situasi seperti ini sangat umum. Banyak kejadian di mana pelaku tidak diketahui atau tidak relevan.
Contoh lain:
The window was broken.
Kalimat ini hanya menjelaskan bahwa jendela pecah. Tidak ada kebutuhan untuk menyebut siapa yang memecahkannya.
Mengapa Passive Voice Digunakan?
Passive voice biasanya dipakai dalam beberapa kondisi berikut.
1. Pelaku tidak diketahui
My wallet was stolen.
Kita tahu dompetnya hilang, tetapi tidak tahu siapa pencurinya.
2. Pelaku tidak penting
English is spoken all over the world.
Siapa yang berbicara bahasa Inggris tidak penting. Informasi yang ingin disampaikan adalah penyebaran bahasa Inggris secara global.
3. Untuk terdengar lebih sopan
Passive voice sering digunakan untuk menghindari menyalahkan seseorang secara langsung.
Contoh:
Active:
You made a mistake.
Passive:
A mistake was made.
Kalimat kedua terasa lebih diplomatis karena tidak menunjuk siapa yang melakukan kesalahan.
Rumus Passive Voice
Struktur dasar passive voice sangat sederhana.
Subject + to be + past participle
Past participle adalah verb bentuk ketiga (V3).
Contoh:
A letter was written.
Struktur kalimatnya:
- A letter → subject
- was → verb “to be”
- written → past participle
Perubahan dari Active ke Passive
Saat mengubah kalimat aktif menjadi pasif, ada tiga perubahan utama.
1. Object menjadi subject
Active:
Rita wrote a letter.
Object dalam kalimat aktif adalah a letter.
Dalam passive voice, object tersebut menjadi subject.
Passive:
A letter was written by Rita.
2. Verb berubah menjadi “to be + past participle”
Kata kerja wrote berubah menjadi:
was written
3. Subject bisa dipindah atau dihilangkan
Pelaku tindakan biasanya ditambahkan dengan by.
by Rita
Namun dalam banyak kasus bagian ini dihapus karena tidak terlalu penting.
A letter was written.
Contoh Passive Voice Berdasarkan Tense
Passive voice bisa digunakan di hampir semua tense dalam bahasa Inggris.
Berikut beberapa contoh yang paling umum.
Simple Present
Active:
Rita writes a letter.
Passive:
A letter is written by Rita.
Simple Past
Active:
Rita wrote a letter.
Passive:
A letter was written by Rita.
Present Perfect
Active:
Rita has written a letter.
Passive:
A letter has been written by Rita.
Future Tense
Active:
Rita will write a letter.
Passive:
A letter will be written by Rita.
Modal Verbs
Active:
Rita can write a letter.
Passive:
A letter can be written by Rita.
Passive Voice dalam Continuous Tense
Passive voice juga bisa muncul dalam bentuk continuous.
Present Continuous
Active:
Rita is writing a letter.
Passive:
A letter is being written by Rita.
Past Continuous
Active:
Rita was writing a letter.
Passive:
A letter was being written by Rita.
Passive Voice dengan Dua Object
Beberapa kalimat memiliki dua objek.
Contoh:
Rita wrote a letter to me.
Kalimat ini memiliki:
- object langsung → a letter
- object tidak langsung → me
Ketika diubah menjadi passive voice, salah satu objek bisa menjadi subject.
Passive:
A letter was written to me by Rita.
Atau:
I was written a letter by Rita.
Dalam praktiknya, bagian by Rita sering dihilangkan karena terdengar kurang natural.
I was written a letter.
Personal Passive dan Impersonal Passive
Passive voice juga memiliki dua jenis penting.
Personal Passive
Personal passive terjadi ketika object dalam kalimat aktif menjadi subject dalam kalimat pasif.
Contoh:
Active:
They build houses.
Passive:
Houses are built.
Verba seperti build, write, make, create dapat dengan mudah diubah menjadi personal passive karena memiliki objek.
Impersonal Passive
Impersonal passive digunakan ketika kalimat aktif tidak memiliki object.
Biasanya digunakan dengan kata kerja seperti:
- say
- think
- believe
- know
Contoh:
Active:
They say that women live longer than men.
Impersonal passive:
It is said that women live longer than men.
Namun dalam bahasa Inggris modern, bentuk berikut lebih sering digunakan.
Women are said to live longer than men.
Struktur ini terasa lebih alami dalam percakapan maupun tulisan.
Passive voice adalah salah satu struktur dasar yang sering muncul dalam bahasa Inggris. Jika Anda memahami pola to be + past participle, sebagian besar kalimat pasif akan mudah dikenali dan dibuat sendiri.